• 1

  • 2

  • 3

  • 4

Copyright 2017 - hmm-radio.net. All Rights Reserved.
ukbinaryoptions.net/Finpari Bonus Codes

Hikmat Rohani

 Setelah lelah karena usai berperang, Gengis Khan Raja Mongol yg termasyhur itu memutuskan untuk berburu ke hutan bersama para pejabat...
  INGAT SEORANG ANAK YANG SUKSES PASTI PUNYA ORANG TUA YANG BIJAKSANA, BUKAN ORANG TUA YANG MEMANJAKAN ANAKNYA    Jangan meremehkan hal2 kecil...

Renungan Hari Ini

  Kamis,   Baca: Kolose 1:3-14   “Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih;” Kolose...

Kesehatan Kita

Penemuan Mutakhir di USA yg Menggemparkan Tentang Manusia SEHAT :   Menyatakan bahwa sel-sel kanker paling takut dengan CINTA.   Penelitian menemukan banyak orang...
    Formalin adalah bahan kimia berbahaya yang kerap dicampurkan ke makanan oleh pedagang curang. Sebagai konsumen kita pun jadi waswas, takut...
 
INGAT SEORANG ANAK YANG SUKSES PASTI PUNYA ORANG TUA YANG BIJAKSANA, BUKAN ORANG TUA YANG MEMANJAKAN ANAKNYA 
 
Jangan meremehkan hal2 kecil seperti sopan santun yg membuat dia disenangi & lebih anggun : 
Setiap hari menata sprei ketika bangun, menaruh kembali ketempat asalnya barang yg diambil, membuat dia disiplin.  
Bangun dan tidur tepat waktu membuat ia punya kepercayaan ketika janjian sama orang, makan dipinggir jalan atau depot membuat dirinya sederhana & tidak sok gengsi, tidak sok kaya & tidak menghina org miskin. 
Suruh nyapu, cuci piring usai makan, bersih2 rumah, kalau perlu cuci baju utk membuat dirinya ulet mau kerja apapun.  
Org yg mau kerja kotor2 tdk hanya duduk dibelakang meja, org tsb bila jatuh akan kuat untuk bangkit kembali. 
Jadi bukan menyuruh anak menjadi babu,  tapi ada makna didalamnya. 
 
Membawakan kresek ketika mamanya belanja akan membuat ia tdk bergengsi & mau memperhatikan mama, kasihan mama membawa barang2 berat
Memberi beberapa anak dgn barang2 yg sama & tdk sama, membuat mereka tahu keadilan, mengalah & menerima apapun yg diberi oleh orang tua. 
 
 
INGAT BAHWA KARAKTER ITU DIBENTUK KARENA KEBIASAAN DAN KARAKTER AKAN MENENTUKAN NASIB SESEORG. 
 
Sudah banyak dibuktikan beberapa org yg karakternya baik, hidupnya sukses paling tidak bisa survive, sebaliknya ada yg hidupnya hancur berantakan karena karakternya sangat jelek. 
 
Anak anak yang dididik dalam keluarga yang penuh kesantunan, etika tata krama, sikap kesederhanaan akan tumbuh menjadi anak anak yang tangguh, disenangi, dan disegani banyak orang...
 
Mereka tahu aturan makan table manner di restoran mewah. Tapi tidak canggung makan di warteg kaki lima.
 
Mereka sanggup beli barang-barang mewah. Tapi tahu mana yang keinginan dan kebutuhan.
 
Mereka biasa pergi naik pesawat antar kota. Tapi santai saja saat harus naik angkot kemana-mana.
 
Mereka berbicara formal saat bertemu orang berpendidikan. Tapi mampu berbicara santai bertemu orang jalanan.
 
Mereka berbicara visioner saat bertemu rekan kerja. Tapi mampu bercanda lepas bertemu teman sekolah.
 
Mereka tidak norak saat bertemu orang kaya. Tapi juga tidak merendahkan orang yg lebih miskin darinya.
 
Mereka mampu membeli barang-barang bergengsi. Tapi sadar kalau yang membuat dirinya bergengsi adalah kualitas, kapasitas 
dirinya, bukan dari barang yang dikenakan.
 
Mereka punya.. Tapi tidak teriak kemana -mana. Kerendahan hati yang membuat orang lain menghargai dan menghormati dirinya.
 
Jangan didik anak dari kecil dengan penuh kemanjaan, apalagi sampai melupakan kesantunan, etika tata krama.
 
Hal hal sederhana tentang kesantunan seperti : 
 
- Pamit saat pergi dari rumah 
- Permisi saat masuk ke rumah temen (karena ternyata banyak orang masuk ke rumah orang tidak punya sopan santun, tidak menyapa orang orang yang ada di rumah itu), 
- Saat masuk atau pulang kerja memberi salam kepada rekan, terlebih pimpinan
- Kembalikan pinjaman uang sekecil apapun, 
- Berani minta maaf saat ada kesalahan 
- Tahu berterima kasih jika dibantu sekecil apapun.
 
Sebagai tantangan untuk penerapan : 
Kelihatannya sederhana, tapi orang yang tidak punya attitude itu tidak akan mampu melakukannya.
 
Bersyukurlah, bukan karena kita terlahir di keluarga yang kaya atau cukup.
 
Bersyukurlah kalau kita terlahir di keluarga yang mengajarkan kita kesantunan, etika tata krama,  kesederhanaan.
 
Karena ini jauh lebih mahal dari pada sekedar uang.
 
Tuhan memberkati.
f t g m