JANGAN DIKUASAI PANCA INDERA

Sobat ku yg dikasihi Tuhan ..
Diri sendiri seringkali menjadi musuh terberat dan terbesar bagi kita. Semua pasti merasakan betapa sulitnya menaklukkan diri sendiri; salah satu contoh sederhana adalah hal berdoa. Adalah tidak mudah bagi kita mengajak tubuh ini untuk berdoa atau bersaat teduh. Rasa-rasanya tubuh ini tak berdaya, apalagi bila rasa kantuk dan malas datang menyerang.
Benar apa yang dikatakan Alkitab: “...roh memang penurut, tetapi daging lemah.” (Matius 26:41). Ini menunjukkan betapa mudah kita dikendalikan oleh daging atau kelima indera kita.

Firman Tuhan menasihatkan, agar kita tidak dikuasai oleh daging atau indera kita yang dapat mengikat kita pada perkara-perkara dunia ini, dan bukan pada firman Tuhan. Kita terlalu sering yakin pada indera kita dan bukan pada apa yang dikatakan oleh Alkitab. Apa buktinya? Kita sering membicarakan kekuatiran, ketidakpercayaan, ketakutan, keragu-raguan atau hal-hal yang bertolak belakang dengan apa yang Tuhan katakan dalam firmanNya. Itu semua terjadi karena hidup kita dikendalikan oleh indera kita atau apa yang nampak oleh mata. Ada tertulis: “Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera. Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya.” (Roma 8:6-7).

Sobat ku .. Sebagai orang percaya, kita juga dapat dikendalikan dan dikuasai oleh kelima indera kita jika kita tidak menyerahkan semuanya di bawah kuasa Roh Kudus dan firman Tuhan, karena hal ini akan menghalangi perjalanan iman kita. Inilah yang dilakukan Rasul Paulus: “Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus.” (2 Korintus 10:5). Karena dikendalikan oleh indera, kita menjadi mudah lemah dan putus asa. Masalah yang kita alami seringkali kita bayangkan seperti raksasa yang siap menerkam kita dan sepertinya tidak ada jalan keluarnya. Penguasaan diri itu sangat penting sehingga kita tidak akan mudah digoyahkan oleh apa yang kita lihat dan rasakan! Karena itu serahkan hidup ini sepenuhnya kepada Tuhan dan mohon pimpinan Roh Kudus.. Haleluyah Tuhan memberkati.